WAKIL BUPATI BELU SERAHKAN HADIAH LOMBA TANTANGAN BACA TAHUN 2021

- Redaksi

Senin, 10 Januari 2022 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 55 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELU, SALAMTIMOR.COM – Sabtu ( 08/01/22), Wakil Bupati Belu – Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Dra. M. K. Eda Fahik, MM, Pejabat yang mewakili Kepala Bank NTT Cabang Atambua dan Pejabat yang mewakili Kepala LPP RRI Atambua menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Tantangan Baca Tahun 2021, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, pada hari Jumat, 7 Januari 2022.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati mengatakan melalui kegiatan tantangan baca, maka para peserta dapat memanfaatkan waktu mereka dengan baik di masa pandemi Covid-19 untuk membaca dan mendengar.

“Kegiatan ini seharusnya bisa dilakukan setiap triwulan secara terencana. Bukan hanya untuk jenjang SD, bisa juga untuk jenjang SMP, SMA maupun masyarakat umum, karena banyak masyarakat umum yang drop out dan mereka diakomodir lewat PKBM.” tandas Wabup Belu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SDI Wekatimun – Adolfina Lukas, S.Pd mengatakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini diharapkan agar dapat dilanjutkan pada waktu mendatang.

“Guru dan orang tua murid sangat antusias dan mendukung anak – anak mengikuti kegiatan ini, sehingga diharapkan agar dapat dilanjutkan pada waktu mendatang.” pintanya.

Salah satu peserta, Imanuela Nahak, peserta tantangan baca asal SDI Wekatimun yang berhasil meraih juara harapan 4 untuk kategori membaca, mengakui kegiatan ini sangat menyenangkan karena dirinya dapat menemukan banyak kata–kata yang baru dan juga cerita yang baru dan menyenangkan.

Kegiatan ini dibagi dalam kategori Membaca dan Mendengarkan. Untuk kategori Membaca, peserta diwajibkan untuk membaca satu cerita setiap hari tanpa terhenti selama 50 hari, menggunakan HandPhone dengan aplikasi Let’sRead, The Asia Foundation.

Sementara untuk kategori Mendengarkan bertujuan untuk menjangkau anak–anak yang tidak dapat mengakses aplikasi Let’sRead. Peserta kategori ini harus mendengarkan dua cerita setiap hari minggu, pukul 10.00 Wita selama 7 minggu berturut – turut.

Tantangan Baca ini diikuti oleh siswa SD dan SDLB kelas 4 sampai kelas 6. Untuk kategori membaca diikuti oleh 163 peserta, sedangkan kategori mendengarkan diikuti oleh 55 peserta.

Dengan hasil lomba untuk kategori membaca juara 1 diraih boleh Chleopatra Pritinia Bere dari SD Santa Angela, mendapat hadiah uang tunai senilai Rp. 1. 250. 000,- dan sertifikat.

Juara 2 diraih oleh Fransesco Alvaro Bouk dari SD Santa Angela dengan hadiah uang tunai Rp. 1. 000. 000,- dan sertifikat,,

Juara 3 diraih oleh Cecilia Joleen Lombo dari SD Santa Angela mendapat hadiah uang tunai Rp. 500. 000,- dan sertifikat.

Sedangkan bagi peringkat 4 sampai 10 mendapatkan bingkisan dan sertifikat.

Sementara untuk kategori mendengarkan, juara 1 ditempati oleh Hendrikus Mau dari SDN Oetfo mendapatkan uang tunai senilai Rp. 750. 000,- dan sertifikat.

Juara 2 diraih oleh Hendro Fatima Tes dari SDI Wehasan hadiah uang tunai Rp. 500. 000,- dan sertifikat.

Juara 3 diraih oleh Ezekuel Arnoldus Nahak dari SDI Tulamalae hadiah uang tunai Rp. 250. 000 dan sertifikat. Dan untuk peringkat 4 sampai 6 mendapat bingkisan dan sertifikat.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan. Dimulai sejak bulan September tahun 2021 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu bekerja sama dengan Bank NTT Cabang Atambua, LPP RRI Atambua, Australia Awards Indonesia, Let’s Read Asia Foundation, Susu Zee, Para Pengawas Binaan, dan para Kepala Sekolah.. (**RED.STC)

Sumber : Kominfo Kab-Belu

Berita Terkait

Gubernur VBL Dorong Inovasi dan Kreasi Produk Hortikultura jadi Industri Makanan Olahan
Terdampar Saat Melaut, Dua Orang Warga Timor Leste Diamankan Sat Pol Airud Polres Belu
Kunjungi Kawasan Perbatasan RI-Timor Leste, Ini Yang Dilakukan Komjen Paulus Waterpauw
APEL AWAL MINGGU KETIGA BULAN JANUARI, BUPATI BELU: REKRUITMEN TEKO BIDANG PENDIDIKAN, UTAMAKAN PRINSIP KEADILAN
RAKOR SATGAS COVID-19, BUPATI BELU TEGASKAN : TIDAK ADA PENAHANAN PASPOR OLEH IMIGRASI ATAMBUA DI PLBN MOTAAIN
BUPATI BELU SERAHKAN BANTUAN 20 EKOR SAPI DI DESA FOHOEKA
WABUP BELU PANTAU PASAR MURAH
LAUNCHING OLAHRAGA RUGBY BAGI DISABILITAS, BUPATI BELU: OLAHRAGA BISA MERUBAH HIDUP KITA

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru